Kuasa Hukum Muhammad Baqir Minta Hakim Mempertimbangkan Status Justice Colaborator Terdakwa

Kuasa Hukum Muhammad Baqir Minta Hakim Mempertimbangkan Status Justice Colaborator

Kuasa Hukum Muhammad Baqir Minta Hakim Mempertimbangkan Status Justice Colaborator  – Majelis hakim menjatuhkan vonis 2 tahun penjara pada Muhammad Baqir lantaran bisa dibuktikan mengerjakan tindak pidana penyuapan pada Wali Kota Pasuruan, Setiyono. Vonis ini sama juga dengan tuntutan jaksa awal mulanya.

Putusan ini dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim I Wayan Sosiawan, Senin (25/2). Hakim memandang apabila terdakwa bisa dibuktikan dengan cara resmi serta memberikan keyakinan sudah mengerjakan penyuapan pada Wali Kota Pasuruan, Setiyono.

Mari Bergabung di Maxbet212.com Yang Merupakan Agen Judi Online Terpercaya Dengan Bonus Deposit 10%, Bonus Cashback 5%, Bonus Kemenangan 2,5% Tiap Minggunya, Bonus Referensi Rp 250.000. Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Yang Siap Melayani Anda 24 Jam Nonstop

“Menjatuhkan pidana saat 2 tahun penjara serta denda Rp 50 Juta subsider 2 bulan kurungan,” tangkisnya, Selasa (25/2).

Dalam pertimbangannya, perihal yg memberatkan, tindakan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah perihal pemberantasan tindak pidana korupsi. Dan perihal yg memudahkan, terdakwa belum sempat diganjar hukuman.

Judi Domino Terpercaya

“Atas putusan ini, baik terdakwa atau jaksa bisa memakai haknya buat terima, ajukan banding atau pikir-pikir dengan tempo 7 hari,” kata hakim.

Atas putusan ini, terdakwa Muhammad Baqir langsung menyebutkan pikir-pikir. Perihal sama dikatakan oleh jaksa penuntut umum dari KPK. “Kami pikir-pikir yg mulia,” tutur salah satunya jaksa.

Disamping itu, salah satunya kuasa hukum Muhammad Baqir, Suryono Pane menyebutkan, ada sekian banyak pertimbangan hakim yg menurut dia tidak pas dengan kenyataan persidangan. Termasuk juga antara lain, tidak perhitungkan status justice colaborator terdakwa.

Akan tetapi, pihaknya konsisten akan menyaksikan serta menanti sampai 7 hari dalam saat waktu pikir-pikir, buat hendak memutuskan apa akan terima atau jadi mengerjakan usaha hukum yang lain.

“Banyak barusan yg tidak masuk dalam pertimbangan hakim, satu diantaranya masalah status justice colaborator terdakwa. Kita nantikan saja kelak, apa akan terima atau mengerjakan usaha hukum lainnya,” imbuhnya.

Awal mulanya, Muhammad Baqir dirasa sudah menyogok Wali Kota Pasuruan Setiyono, berkenaan dengan penyediaan barang serta layanan di lingkungan Pemkot Pasuruan yg bersumber dari APBD Tahun Budget 2018. Wali Kota Pasuruan Setiyono, dikira mendapatkan jatah fee kira-kira 10 % dari nilai project sejumlah Rp 2,2 miliar yg mau dijalankan Baqir.

Project itu berkenaan dengan project berbelanja modal gedung serta bangunan peningkatan pusat service upaya terpadu pada Dinas Koperasi serta Upaya Mikro di Pemkot Pasuruan.

Gak cuma Setiyono serta Baqir, KPK pun mengambil keputusan dua orang yang lain menjadi terduga, adalah staf kelurahan Purutrejo, Wahyu Tri Hardianto serta staf pakar sekaligus juga pelaksana harian Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pasuruan, Dwi Fitri Nurcahyo.

Jadi Tunggu Apalagi? Silahkan Langsung Daftarkan Diri Anda Bersama Kami Agen Judi Online Yang Terpercaya Sejak 2008. Silahkan Isi Data Pribadi Anda Pada Form Dibawah Ini Atau Bisa Langsung Hubungi CS Kami

Powered byEMF Free Form Builder