Polda Jatim Ungkap Sindikat Penyelundupan 41 Komodo ke Luar Negeri

Polda Jatim Ungkap Sindikat Penyelundupan 41 Komodo ke Luar Negeri – Polisi menyingkap sindikat penyelundupan hewan-hewan langka termasuk juga komodo yang dipasarkan sampai ke luar negeri. Didapati, seekor komodo dapat dipasarkan sampai Rp 500 juta.

Akan tetapi nyatanya aktor beli komodo dari beberapa pelaku cuma seharga Rp 6 sampai Rp 8 juta. Terus, harga jual komodo juga beraneka mulai Rp 15 juta sampai beberapa ratus juta.

Mari Bergabung di Maxbet212.com Yang Merupakan Agen Judi Online Terpercaya Dengan Bonus Deposit 10%, Bonus Cashback 5%, Bonus Kemenangan 2,5% Tiap Minggunya, Bonus Referensi Rp 250.000. Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Yang Siap Melayani Anda 24 Jam Nonstop

” Dipasarkan untuk hingga ke luar negeri dapat menggapai Rp 500 juta untuk satu komodo, ” kata Direskrimsus Polda Ja-tim Kombes Akhmad Yusep Gunawan kala launching di Mapolda Ja-tim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (27/3/2019) .

Beberapa komodo ini didapati didapatkan dari pelaku yang ada di Flores. Sehabis kerjakan deal pembayaran, komodo juga di kirim memakai truk yang dinaikkan kapal sampai pesawat.

Judi Domino Terpercaya

Pada jaringan ini ada juga satu diantaranya residivis yang didapati cukuplah pakar di bagian penyelundupan. Oleh karena itu, sejumlah penyelundupan juga dapat lolos. Soal ini bisa dibuktikan dari data yang menyebutkan ada 41 komodo yang udah di kirim ke luar negeri.

Untuk penjualannya, jaringan ini biasa tawarkan satwa liar lewat facebook. Ada dua account facebook yang dimanfaatkan. Yusep mengimbuhkan jaringan ini udah beroperasi dari 2016, ada juga satu diantaranya terduga yang disebut residivis.

” Ini dilaksanakan oleh beberapa residivis serta jaringan barunya. Jaringan ini udah beroperasi sejak mulai tahun 2016 udah beroperasi serta untuk residivis udah tujuh kali dalam operasi ini, ” tambah Yusep.

Disamping itu, Kepala Bagian Lokasi 2 BKSDA Widodo menjelaskan pihaknya dapat membiarkan satwa-satwa ini ke habitatnya kembali. Akan tetapi, sebelum itu dapat ada proses habituasi atau memperkenalkan kembali habitat satwa.

” Kita coba bebaskan liarkan kembali lagi tempat habitat aslinya. Pastinya lewat proses habituasi, kelak ada rujukan dari team penilai tingkah laku alami pastinya dapat survive untuk dilepaskan di habitat aslinya atau mesti di tempatkan di instansi konservasi, ” papar Widodo.

Jadi Tunggu Apalagi? Silahkan Langsung Daftarkan Diri Anda Bersama Kami Agen Judi Online Yang Terpercaya Sejak 2008. Silahkan Isi Data Pribadi Anda Pada Form Dibawah Ini Atau Bisa Langsung Hubungi CS Kami

Powered byEMF Free Form Builder